Musuk
PROFIL CAMAT
| Nama | : | Noegroho Wahyoe Soebroto, S. Sos |
| NIP | : | 196101281985031006 |
| Pangkat/Gol. | : |
|
| Alamat Kantor | : | Jl. Raya Musuk Boyolali |
| Telpon Kantor | : | 0276 - 322681 |
PROFIL DAERAH

A. GAMBARAN UMUM DAN PERMASALAHAN
-
Kondisi Geografis.
a. Letak
Kecamatan Musuk merupakan salah satu dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Boyolali, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :
- Sebelah utara : Kecamatan Cepogo
- Sebelah timur : Kecamatan Mojosongo
- Sebelah selatan : Kabupaten Klaten
- Sebelah barat : Propinsi D.I. Yogyakarta
b. Jarak Pusat pemerintahan Kecamatan Musuk.
- Dengan desa terjauh : 20 Km.
- Dengan ibu kota kabupaten: 6 Km.
- Dengan ibu kota propinsi : 75 Km.
c. Luas Wilayah.
Luas wilayah Kecamatan Musuk (+/-) 6.504,1391 Ha, dengan ketinggian rata-rata 700 m di atas permukaan air laut ( mdpl ) dan memiliki (+/-) 107 hari hujan dengan curah hujan 2.478 mm dengan. Adapun karateristik wilayah kecamatan musuk sebagai berikut :
c.1. Suhu : - Suhu minimum : 18 C.
: - Suhu maksimum : 32 C
c.2. Bentuk Wilayah :
- Berombak sampai berbukit : 60 %
- Berbukit sampai bergunung : 40 %
c.3. Jenis Tanah :
- Tanah pekarangan : 1.987,8390 Ha.
- Tanah tegalan/kebun : 3.843,8465 Ha.
- Padang Gembala : 100,6315 Ha
- Hutan Negara : 100,6315 Ha
- Tanah lainnya : 295,4721 Ha
B). Demografis.
1. Jumlah dan Kepadatan Peduduk.
Jumlah penduduk di Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali sampai dengan Nopember 2009 sebanyak 60.244 Jiwa, yang terdiri dari :
- Laki – laki : 29.141 Jiwa
- Perempuan : 31.083 Jiwa
Sedangkan jumlah kepala keluarga sejumlah 16.279 KK dan kepadatan penduduk 926 jiwa/Km.
3. Jumlah Penduduk Menurut Agama.
Jumlah penduduk di Kecamatan Musuk menurut agama adalah sebagai berikut :
- Agama Islam : 59.024 orang.
- Agama Katholik : 157 orang.
- Agama Kristen : 427 orang.
- Agama Hindu : 552 orang
- Agama Budha : 64 orang
4. Jumlah Penduduk Menurut Pendidikan.
Jumlah penduduk di Kecamatan Musuk usia lima tahun ke atas menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan sebanyak 55.778 orang dengan perincian sebagai berikut :
- Tamat PT/D IV : 580 orang.
- Tamat Akademi : 394 orang.
- Tamat D I / D II : 256 orang.
- Tamat SLTA : 4.258 orang.
- Tamat SLTP : 5.722 orang.
- Tamat SD : 19.614 orang.
- Tidak/belum tamat SD : 24.904 orang
B).Pemerintahan Desa.
Kantor Kecamatan Musuk terletak di barat daya dari pusat pemerintahan Kabupaten Boyolali dengan Jarak Kantor Kecamatan dengan Ibukota Kabupaten (+/-) 5 Km.
Kecamatan Musuk terbagi dalam 20 Desa, yaitu :
-
NO
DESA
1
2
1.
Lampar
2.
Dragan
3.
Karanganyar
4.
Jemowo
5.
Sumur
6.
Sangup
7.
Mriyan
8.
Lanjaran
9.
Karangkendal
10.
Keposong
11.
Pagerjurang
12.
Sukoerejo
13.
Sruni
14.
Cluntang
15.
Kembangsari
16.
Ringinlarik
17.
Kebongulo
18.
Musuk
19.
Sukorame
20.
Pusporenggo
yang terdiri dari wilayah :
- Dusun : 51 Dusun
- Dukuh : 308 Dukuh
- Rukun Warga : 91 RW
- Rukun Tetangga : 520 RT
Sedangkan jumlah perangkat Desa se Kecamatan Musuk sebanyak 175 orang yang terdiri dari
- Kepala Desa : 20 Orang
- Sekretaris Desa : 17 Orang
- Kepala Dusun : 51 Orang
- Kepala Urusan : 87 Orang
Untuk 3 Desa, yaitu Desa Lampar, Lanjaran dan Sruni Jabatan Sekretaris Desa dijabat staf kantor kecamatan Musuk.
Kondisi Usaha Kecil dan Menengah
TABEL
-
No
Jenis Usaha
Alamat
Jumlah Tenaga Kerja
Daerah Pemasaran
Keterrangan
1.
Jamu Gendong
Dk Tlangu
Ds. Kembangsari
1
Lokal
Kurang Modal
2.
Abon Kelinci
Dk Tlangu
Ds. Kembangsari
10
Lokal
Kurang Modal
3.
Karak Jeruk Purut
Dk Tlangu
Ds. Kembangsari
11
Lokal
Kurang Modal
4.
Sirup Rosalia
Dk Tlangu
Ds. Kembangsari
11
Lokal
Kurang Modal
5.
Kerajinan Sangkar Burung
Dk. Sidorejo
Ds. Musuk
21
Nasional
Kuurang Modal
6.
Pembuatan alas duduk dari biting
Dk. Pengkol
DFs. Musuk
12
Internasional
Kurang Modal dan alat produksi
7.
Penyulingan minyak nilam
Dk. Watesari
Ds. Sruni
21
Bogor, Jogyakarta
Kurang Modal dan bahan baku
8.
Sabun susu
Dk. Gedongsari
Ds. Sruni
-
Lokal
Kurang Modal
9.
Pembuatan topen dan wayang kulit
Dk. Qwonorejo
Ds. Sruni
3
Yogyakarta
Kurang Modal
10.
Pembuatan tas dari motte
Ds. Karanganyar
30
Lokal
Kendala Pemasaran
11.
Kerajinan payet pakaian wanita
Dk. Tagung
Ds. Karanganyar
200
Nasional
-
12.
Sepatu dan Sandal kulit
Dk. Turunan
Ds. Ringinlarik
6
Nasional
Kurang modal dan peralatan
13.
Vulkanisir ban
Dk. Turunan
Ds. Ringinlarik
4
Lokal
Kurang peralatan
14.
Pembuatan dodol dari batang pepaya
Dk. Ringinlarik
Ds. Ringinlarik
-
-
Kendala Pemasaran
15.
Penyulingan minyak daun cengkih
Dk. Kebonluwak
Ds. Ringinlarik
15
Nosional
-
16
Penyulingan minyak daun cengkih
Ds. Kebonluwak
Ds. Ringinlarih
40
Internasional
Kurang bahan baku
17.
Kerajinan Wayang kulit
Dk. Banjarejo
Ds. Ringinlarik
4
Nasional
Kurang modal dan kendala pemasaran
. B). Potensi Wilayah yang dapat dikembangkan.
Potensi wilayah di Kecamatan Musuk mempunyai prospek yang sangat menjanjikan apabila dikembangkan dengan strategi dan upaya yang tepat baik menyangkut dukungan dari Pemerintah Daerah, pihak-pihak swasta maupun dukungan dari masyarakat setempat.
Adapun data – data pendukung berkaitan dengan komoditas unggulan Kecamatan Musuk khususnya bidang peternakan Sapi Perah, sebagai berikut :
-
Jumlah Populasi Ternak Perah Dan Jumlah Pemeliharaan Ternak Perah Rakyat
a. Jumlah Sapi Perah : 16.745 ekor;
b. Produksi Susu : + 830.000 ltr / bulan
-
Data Kelompok Ternak Sapi Perah Gaduhan Keadaan 2006 – 2007
TABEL
-
No
Desa
Nama Kelompok
Jml Anggota
Jml Gaduhan
Ket
1
Lanjaran
- Ngudi Rejeki
30 org
7 ekor
-
2
Sruni
-
Andini Mulyo
-
Tani Subur
-
Sumber Karyo
40 org
32 org
30 org
19 ekor
32 ekor
-
Belum
3
Sukorejo
- Suko Makmur
35 org
10 ekor
-
4
Pagerjurang
-
Darmo Tani
-
Tani Maju
40 org
40 org
20 ekor
-
Belum
5
Karanganyar
-
Sumber Rejeki
20 org
-
Belum
6
Kembangsari
- Tani Mudo
20 org
-
Belum
JUMLAH
287 org
88 ekor
-
-
LUAS PADANG RUMPUT GAJAH
Padang rumput gajah sebagai sumber utama pakan ternak sapi perah yang mendapat bantuan Pemerintah sejumlah 11 Ha dengan perincian :
a. Desa Sruni : 4 Ha;
b. Desa Kembangsari : 7 Ha.
Sedangkan Desa-desa yang lain menanam rumput gajah sehingga pakan ternak khususnya rumput gajah untuk memenuhi kebutuhan sapi perah di Kecamatan Musuk tercukupi.
Disamping produk unggulan peternakan, Kecamatan Musuk juga mempunyai potensi Bidang Pertanian dan perkebunan, diantaranya :
TABEL
|
No |
Jenis Komoditas |
Luas Tanam (Ha) |
Produksi (Ton/Ha/Thn) |
Bentuk Hasil |
Lokasi (Desa) |
|
1 |
Cengkeh |
639 |
0,94 |
Biji Kering |
Jemowo, Ringinlarik, Sruni, Lanjaran, Sukorejo, Karangkendal, Musuk, Kembangsari, Karanganyar |
|
2 |
Lada |
25 |
1,2 |
Biji Kering |
Dragan |
|
3 |
Nilam |
25 |
20 |
Daun Basah |
Sruni |
|
4 |
Mawar |
37 |
10,7 |
Bunga Basah |
Cluntang, Mriyan, Lanjaran, Sruni, Kembangsari |
|
5 |
Tembakau |
229 |
1.832 |
Daun |
Cluntang, Mriyan, Lanjaran, Sruni, Sukorejo |
|
6 |
Jagung |
3.342 |
15.751 |
- |
Sukorejo, Karanganyar, Keposong |
Selain itu Bupati Boyolali, Sri Moeljanto baru-baru ini juga mencanangkan desa wisata durian di Desa Keposong, Kecamatan Musuk, Boyolali dalam acara Panen Raya Durian di Desa Keposong. Pencanangan tersebut merupakan upaya pengembangan kawasan sentra durian di Kabupaten Boyolali, mengingat potensi yang dimiliki wilayah tersebut sebagai penghasil buah durian dinilai cukup tinggi. Tahap awal pengembangan potensi tersebut dimulai dengan meluncurkan beberapa varietas unggul durian yang sudah dihasilkan di Boyolali. Selanjutnya mengembangkan potensi ini dengan mengarah pada daerah tujuan wisata, bagaimana mengenalkan durian Boyolali ke masyarakat luar. Desa penghasil Durian di Kecamatan Musuk adalah Keposong, Dragan, Lampar, Karanganyar dan Sukorejo.






